Untuk menjaga ruh dan nilai perjuangan, Pengurus Yayasan PEMKAB Jombang menyelenggarakan dialog dan konsultasi dengan para pendiri dan pendahulu yayasan. Beragam persoalan dibincang, termasuk tentag isu privatisasi, pengembangan yayasan dan usulan penggabungan STIKES PEMKAB Jombang dengan UPN Veteran Jawa Timur.
Dalam kesempatan tersebut, hadir para pendiri termasuk Bapak Drs. H. Widjono Soeparno M.Si., dan Bapak Drs. H. Soenaryo M.Si. Juga hadir para mantan pengurus, termasuk H. Munif Husnan SH., M.Si., dan Drs. Ec. I Nyoman Swardana M.Si. dan semua pengurus termasuk Hj. Mundjidah Wahab, Ir. Heru Widjajanto M.Si, Ir. Goetomo M.Si. dan H. Miftakhul Huda S.KM. M.KP.
Menanggapi isu privatisasi yang disuarakan anggota DPRD Jombang, karena tidak ada nama H. Warsubi MM., bupati terpilih periode 2024-2029, dalam kepengurusan yayasan, Pendiri Yayasan, Drs. H. Widjono Soeparno MM., menyarankan agar segera dilakukan komunikasi dengan bupati untuk menghindari fitnah yang tidak perlu, “Isu privatisasi ini tidak menguntungkan semua pihak, baik Bupati, yayasan maupun mahasiswa. Bupati perlu mengetahui kedudukan Yayasan PEMKAB Jombang secara benar”, jelasnya. Sebagaimana diketahui bahwa Yayasan PEMKAB Jombang adalah yayasan profesional dan mandiri.
Adapun terkait usulan penggabungan STIKES PEMKAB Jombang dengan UPN Jawa Timur, baik pendiri maupun pengurus yayasan perlu berhati-hati, dengan memperlajari aspek hukum dikarenakan sampai saat ini belum ada regulasi yang mengatur penggabungan antara PTS (Perguruan Tinggi Swasta) dan PTN (Perguruan Tinggi Negeri), “Menyikapi persoalan ini perlu pemikiran jernih dan tidak perlu tergesa-gesa, agar keputusan yang diambil tidak menimbulkan persoalan hukum dikemudian hari”, kata H. Munif Kusnan SH. M.Si.
Sementara itu, Ketua Yayasan PEMKAB Jombang, Ir. Heru Widjajanto M.Si., menegaskan bahwa usulan penggabungan akan dikaji secara mendalam dan konprehensive, termasuk dalam aspek hukum, pendidikan dan sosial budaya. Pihaknya telah berkonsultasi dengan LLDIKTI Jawa Timur, para pendiri, dan legal formal opinion, “Kami akan pelajari dengan tuntas, dan tidak perlu terburu-buru. Apalagi kondisi Yayasan sehat, dan seluruh kegiatan berjalan lancar.” pungkasnya (YPJ)

